Pertanyaan : Penyimpanan Darah Tali Pusat

Untuk membantu anda membuat keputusan yang tepat,  kami sudah mengumpulkan beberapa pertanyaan yang sering diajukan kepada kami.

Apakah Bank Darah Tali Pusat?
Bank darah tali pusat adalah keseluruhan proses pengambilan dan penyimpanan darah yang diambil dari tali pusat dan ari-ari bayi ketika bayi dilahirkan.

Kapan pertama kali transplantasi darah tali pusat dilakukan?
Transplantasi darah tali pusat yang pertama kali berhasil dilakukan adalah pada tahun 1988 pada seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, dengan Anemia Fanconi, yang memiliki usia harapan hidup yang rendah. Donornya adalah adik perempuannya yang baru saja lahir. Lebih dari 17 tahun kemudian, anak laki-laki ini masih hidup dan sembuh dari penyakitnya tersebut.Sejak pertama kali dilakukannya, ribuan transplantasi (lebih dari 10.000 dilaporkan di tahun 2006) telah dilakukan di seluruh dunia.

Seberapa barukah penyimpanan darah tali pusat ini?
Bank darah tali pusat yang pertama didirikan pada tahun 1992. StemCord adalah pelopor penyimpanan darah tali pusat di singapura, didirikan tahun 2002. Saat ini sudah lebih dari 20.000 sampel disimpan di StemCord.

Siapa saja yang perlu menyimpan?
Idealnya, semua orang sebaiknya menyimpan darah tali pusat, yang terutama:

  • - Keluarga kecil, keluarga dengan 1 anak, kehamilan di usia >35 tahun, kehamilan yang sulit/pasangan kurang subur
    Dalam situasi demikian, si anak mungkin saja menjadi satu-satunya anak, sehingga ada kemungkinan ia tidak mendapatkan donor yang cocok bila diperlukan.

    - Perkawinan campur (dari ras yang berbeda)
    Dalam situasi demikian, kemungkinan untuk mendapatkan donor yang cocok sangatlah kecil. Hal ini juga dapat terjadi pada orang-orang dengan golongan darah yang langka.

    - Anak pertama
    Sangat disarankan untuk menyimpan darah tali pusat dari anak pertama, karena kita tidak pernah tahu apakah akan ada kehamilan yang berikutnya. Sehingga bila anak tersebut menjadi anak satu-satunya, maka bila nanti diperlukan, ia sama sekali tidak mempunyai sanak saudara untuk menjadi donor.

  • Mengapa keluarga-keluarga memilih untuk menyimpan darah tali pusat bayi mereka?
    Semakin banyak keluarga yang memilih untuk menyimpan darah tali pusat mereka, karena hal ini memberikan metode yang aman dan nyaman untuk mendapatkan sel punca. Sel punca ini memiliki potensi untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk kanker, dan kelainan darah seperti anemia, talaseia, dan leukemia.
    Menyimpan darah tali pusat adalah kesempatan satu kali seumur hidup, hanya dapat dilakukan pada saat persalinan. Darah tali pusat mengandung sel punca yang muda dan sehat, dan memiliki presentase kecocokan yang tinggi saat digunakan untuk transplantasi. Transplantasi darah tali pusat lebih disukai karena presentase komplikasi yang lebih rendah dibandingkan transplantasi sumsum tulang. Ketika disimpan dalam bank darah tali pusat swasta, darah tali pusat dapat digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan, menghemat waktu untuk mencari donor yang cocok.
    Darah tali pusat adalah jaminan kecocokan bagi si bayi, darah tali pusat juga meningkatkan kemungkinan kecocokan bagi anggota keluarganya.
    Studi klinis terakhir menunjukkan bahwa sel punca darah tali pusat memiliki keunikan yang dapat digunakan untuk berbagai macam pengembangan teknologi. Dokter-dokter sangat antusias mengenai potensi darah tali pusat dalam bidang terapi genetic dan reparasi tingkat seluler. Ketika anda menyimpan darah tali pusat bayi anda, maka anda menyimpan apa yang mungkin akan menjadi komponen penting dalam dunia medis dan pengobatan di masa mendatang.

Apakah saya harus menyimpan darah tali pusat setiap anak?
Darah tali pusat dari setiap anak memiliki keunikan. Menyimpan darah tali pusat bagi setiap anak akan memastikan bahwa kecocokan genetik bagi setiap anak. Sebagai tambahan, dengan menyimpan setiap anak juga berarti anda memiliki cadangan darah tali pusat bagi anggota keluarga yang lain. Bagi kembar identik, adalah disarankan untuk menyimpan darah tali pusat bagi kedua bayi untuk mendapatkan sel punca dalam jumlah sebanyak banyaknya. Hal ini diakibatkan pada pengambilan darah saat persalinan kembar biasanya volume yang didapat lebih sedikit, sehingga dengan mengambil darah dari kedua bayi kembar identik ini akan meningkatkan kecukupan jumlah sel punca bila transplantasi diperlukan.

Apakah darah tali pusat bayi saya bisa digunakan untuk saudara kandungya?
Ya. Karena darah tali pusat bayi anda memiliki kemungkinan yang tinggi untuk cocok dengan anggota keluarga yang lain.

Apakah saya harus menyimpan darah tali pusat yang dekat dengan rumah saya?
Keamanan dan kelangsungan hidup sel punca anda adalah jauh lebih penting ketimbang jarak antara tempat tinggal anda dan lokasi penyimpanan. Kriteria terpenting dalam memilih bank darah tali pusat adalah:

Pengambilan darah tali pusat bayi anda menghasilkan jumlah sel punca yang sebanyak mungkin, dan sel-selnya masih aktif dan hidup seandainya nanti diperlukan untuk transplantasi. StemCord sudah berkontribusi dalam perawatan pasien dengan kanker. Keberhasilan transplantasi sel punca yang telah disimpan dengan StemCord ini adalah bukti langkah – langkah pemrosesan dan penyimpanan StemCord yang ketat.

Laboratorium dan fasilitas penyimpanan StemCord berada di lokasi yang tidak memiliki sejarah terkena bencana alam seperti topan, gempa bumi dan tornado. Lab StemCord terletak di lokasi yang aman di Science Park I dan II. Seandainya diperlukan, sel punca anda dapat dikirimkan ke sentral pengobatan di seluruh dunia.

Dapatkah saya menyimpan darah tali pusat di bank darah umum?
Ketika anda mendonasikan darah tali pusat bayi anda ke bank darah umum, maka darah ini dapat digunakan untuk kepentingan penelitian atau oleh orang lain. Penting sekali bagi para orang tua untuk memahami bahwa tidak semua sample darah tali pusat yang didonasikan ke bank darah umum akan disimpan. Disiplin yang sama dilakukan bagi donasi darah pada umumnya, bahwa tidak semua darah layak untuk disimpan. Penolakan darah bank darah umum untuk menyimpan dapat didasarkan pada riwayat keluarga, riwayat kehamilan ibu, jumlah volume yang terambil, dan hasil screening darah tersebut.

Jika sel autolog tidak tersedia atau tidak dapat digunakan, maka sel punca dari keluarga (lebih diutamakan saudara kandung) pada umumnya adalah pilihan berikutnya. Darah tali pusat dari orang yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah memiliki resiko yang besar untuk terjadinya reaksi penolakan atau GVHD.

Sel punca darah tali pusat, yang lebih muda dibandingkan sel punca dewasa, memiliki kemungkinan kecocokan yang tinggi dalam garis keluarga dibandingkan sel punca dewasa dari sumsum tulang. Bank darah umum dapat menyediakan kecukupan jumlah sample akan tetapi tidak dapat menjamin kecocokan yang tinggi antara donor dan penerima. Sementara keluarga yang menyimpan darah tali pusat bayinya akan memiliki kesempatan yang tinggi untuk mendapatkan darah tali pusat yang cocok bagi anggota keluarganya.